Alasan Kerajinan Tangan Indonesia Unggul Di Dunia

alasan kerajinan tangan indonesia unggul di dunia

Indonesia memang terkenal dengan kerajinan tangannya. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga mempunyai bisnis dalam bidang ini, yaitu mebel.

Wakil Presiden Boediono pun juga mengakui kehebatan karya Indonesia tersebut dalam pembukaan pameran kerajinan tangan tahunan, Inacraft. “Tingginya minat pasar internasional menggembirakan karena produk kerajinan indonesia merupakan produk yang penuh sentuhan seni dan cita rasa tinggi dan sulit ditandingi produk bangsa-bangsa lain,” ujar Boediono, Rabu (24/4).

Dia juga mengatakan, hal tersebut terbukti dengan 650 calon pembeli sudah menyatakan hadir. Wapres juga memuji antusiasme pengrajin mengikuti pameran, sehingga acara tahunan Asosiasi Eksportir dan Produsen Kerajinan Indonesia (ASEPHI) sejak 1999 ini diikuti 1.650 peserta.

Kerajinan ini juga mendatangkan devisa untuk negara. Setiap tahunnya, ekspor kerajinan Indoensia mencapai USD 670 juta atau sekitar Rp 6,5 triliun.

Separuh ekspor tersebut, diserap oleh Amerika Serikat. Tahun 2011, ekspor kerajinan tangan Indonesia ke AS mencapai USD 270 juta atau Rp 2,5 triliun.

Produk Indonesia yang terkenal di dunia beberapa disebabkan oleh pengalaman turis yang membeli produk di Indonesia.

Contohnya saja produk Dowa yang dibuat di Godean, Sleman, Yogyakarta. Produk tas rajut ini terkenal di luar negeri lantaran dikerjakan dengan detil dan unik. Selain itu, tas tersebut juga dikerjakan dengan memberdayakan perempuan di sekitar pabrik.

Pos ini dipublikasikan di News dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s